Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2024

puisi sunda - 6

 Kembang désa Raray na lir bulan purnama  Soca na kayaning bintang nu hérang Tatakrama na nu lembut tur soméah Nu matak ngagambarkeun kaéndahan

puisi - part 5

Terlalu jauh  Mungkin aku sudah terlalu jauh  Hingga tak sadar akan diri yang sudah angkuh Aku yang terlalu sibuk dengan dunia Hingga lupa kepada sang pencipta  Lupa bahwa aku telah terlalu jauh  Lupa kepada yang seharusnya aku sembah dengan hati yang bersih nan teguh Seandainya hp adalah Al Qur'an, mungkin aku sudah hatam berkali-kali  Seandainya aku sadar bahwa melantunkan sholawat, Jauh lebih sempurna dibanding mengalunkan lagu barat

puisi - part 4

 Mengagumi dalam diam  Aku sedang mencari cara, Dan aku selalu menahan diri Agar tak lantas menekan tombol like, Setiap kali kau mengunggah wajah manismu di intastory. Reva, 31 Mei 2024

puisi - part 3

manusia terindah  Wajahnya memang tidak setampan Lee Minho  Tidak pula se royal Raffi Ahmad  Tetapi, wajahnya yang tenang nan hangat, Membuat ku tidak bosan bagai memandang lautan lepas Perlakuannya yang lembut nan dewasa, Membuat hatiku setenang senja di laut biru  Reva, 31 mei 2024

puisi - part 2

Pemalas. Matahari berpulang  Bulan menggantikan posisinya Suara jangkrik tak tertahankan  Melengkapi hening nya malam  Berat rasa hatiku Seakan akan berpaku tangan  Tidak mempunyai semangat kemerdekaan  Untuk mengerjakan kewajiban sebagai murid  Yang memiliki tugas yang amat berharga untuk hari esok Reva, 19 Mei 2024

puisi bhs Indonesia - 1

Ibu. ibu, namamu memang bukan nur tapi dirimu selalu menjadi cahaya dalam hidupku ibu, dirimu memang bukanlah miliarder  tapi dirimu selalu memberikan apa yang aku mau ibu, meski dirimu lebih tua dari ku tapi aku sangat amat berharap kita akan menua bersama ibu, dirimu memang bukanlah google maps tapi dirimu selalu mengingatkan ku untuk terus berada dijalan yang benar   Reva, 19 Mei 2024